Musik Dalam Kehidupan

User avatar
Posts: 9
Joined: 2018-07-25 20:13:15
Rank: Anak Band

Musik Dalam Kehidupan

Postby adminforum » 2019-01-22 13:18:10


 

Oleh Teffy Mayne

Musik dapat dikatakan sebagai bahasa universal, Do Re Mi Fa Sol La Ti Do. Apa kesamaan dari setiap negara di dunia?....Lagu kebangsaan. Sekarang pejamkan mata kalian dan bayangkan Upacara Kemerdekaan 17 Agustus, bayangkan ketika bendera Merah Putih dinaikkan. Dan sekarang bayangkan kejadian tersebut dilakukan tanpa lagu kemerdekaan Indonesia Raya. Bagaimana? pasti akan terasa hambar, tanpa emosi, tanpa ada rasa patriotik. Dan sekarang bayangkan apabila di dunia ini tidak ada musik? ...Dunia akan Hampa.

Tanpa kita sadari kehidupan kita salah satunya sangat bergantung kepada musik. Dengan teknologi yang berkembang pesat seperti Internet dan gadget kita dapat menikmati musik 24 jam sehari di manapun kalian berada, dan tanpa kita sadari musikpun juga menjadi kebutuhan kita. Dari Stasiun TV, Radio, Internet tidak lepas dari musik. Musik masuk ke segala lini industri, agama, ras, budaya, pendidikan.

Tetapi banyak orang yang tidak tahu apa musik yang mereka dengarkan tetapi lucunya mereka menikmatinya, power of music. Karena tadi musik adalah bahasa Universal, Do Re Mi Fa Sol La Ti Do, walaupun kalian tidak tahu lagu apa yang dimainkan namun nada-nada tersebut telah terekam oleh kalian dari bayi. Kita tahu ketika bayi lahir kedua orang tua akan menyanyikan sebuah lagu atau lullaby (baca: lalabai) dan notasi tersebut atau irama tersebut akan terekam di otak kalian. Dalam jangka waktu lahir hingga dewasa kalian sudah pasti mendengarkan ribuan lagu bahkan hafal hingga sekarang. Akan lebih mudah menghafal sebuah lagu atau melodi dibanding dengan menghafal hal lain.

Menikmati musikpun tidak harus memilki sebuah gadget atau instrumen, kalian dapat bernyanyi dan berdendang sendiri. Lantas pertanyaannya, "untuk apa saya belajar bermusik?' inilah pertanyaan yang sering ditanyakan para orang tua dan khalayak umum. Bagi yang belum tahu atau lupa, otak kita terbagi dua, kanan dan kiri yang masing-masing mempunyai tugas tertentu. Saya jelaskan secara sederhana, otak kiri bertanggung jawab terhadap hal yang berhubungan dengan logika, ilmu pengetahuan seperti berhitung, dan otak kanan bertanggung jawab terhadap hal kreativitas dan seni. Saya selalu jelaskan kepada para orang tua dan pendidik betapa pentingnya pendidikan musik. Di sekolah anak-anak ataupun mahasiswa diberikan ilmu yang diolah oleh otak kiri.

Memang kita diberikan pendidikan seni seperti musik dan menggambar, namun apakah perbandingannya sama? Saya anggap Ilmu resmi, olah raga dan Ilmu seni sebagai asupan bagi otak kita, dan alangkah baiknya asupan-asupan tersebut diberikan secara seimbang. Keadaan sekarang sudah sangat baik berkat perkembangan teknologi sudah banyak kursus belajar musik dan berarti asupan-asupan untuk otak bisa seimbang. Dengan memiliki keseimbangan maka akan berpengaruh pada kehidupan sehari-hari, tanpa kita sadari kemampuan seni kita juga bermanfaat. Bagi kebanyakan orang akan mudah belajar, bekerja dengan adanya lantunan musik. Hampir setiap gedung-gedung ataupun instansi-instansi besar membunyikan musik di dalam gedung.

Maka janganlah musik dianggap enteng atau sebagai pelengkap, musik sekali lagi, tanpa sadar membentuk diri kita. Sebagai penutup saya akan memberi ajuran kepada adik-adik dan teman-teman untuk mempelajari musik, bukan hanya saja belajar memainkan instrumen, pelajarilah filosofi dari musik.

Salam musik dan teruslah berkarya! 


Reply Thread